SEJARAH CREPS CAKE

Beberapa negara memiliki roti goreng (fried bread) versi mereka sendiri. Mexico, memiliki tortilla. Amerika Serikat, mempunyai pancake. Sedang penduduk asli Amerika mengembangkan roti padanan yang mirip dengan roti goreng (fried bread). Salah satu roti goreng paling terkenal ‘crepes’ dianggap berasal dari Perancis.
Yang kita sebut crepes saat ini, sebenarnya berasal dari Brittany, daerah barat laut Perancis. Crepes buckwheat (semacam gandum) di daerah ini dikenal dengan nama galettes, walaupun istilah ini kemudian dapat juga mengacu pada kue yang lebih besar, rata, dan bundar, seperti yang dibuat selama masa Epifani (hari raya yang jatuh pada 6 Januari, memperingati Tiga Orang Majus atau Tiga Raja, yang mengunjungi Yesus saat baru saja dilahirkan).
Buckwheat, diperkirakan telah dikenal pertama kali di provinsi Yunan, Tiongkok, yang kemudian dari Asia dibawa ke Eropa Barat, dan para petani di sana mendapatkan bahwa gandum ini dapat tumbuh dengan baik di iklim mereka. Karena itu, secara logika gandum menjadi bahan baku utama di wilayah-wilayah yang memproduksi gandum sepanjang waktu, termasuk crepes.
Bersamaan dengan berkembangnya crepes dan semakin moderennya variasi berbahan baku gandum, kini baik terigu maupun buckwheat sama-sama digunakan, tergantung pada koki dan jenis crepes yang akan dihidangkan. Mereka yang pernah mencicipi crepes Amerika mungkin beranggapan bahwa crepes itulah yang terlezat di kategori hidangan penutup, paling sering dibuat dari tepung terigu dan diisi dengan gula, selai, buah, maupun coklat.
Di Perancis, crepes juga disajikan sebagai hidangan utama. Disinilah sajian crepes buckwheat modern paling umum disajikan, walaupun crepes terigu juga mudah digunakan. Crepes dapat diisi dengan keju, sayur-mayur, daging, dan kadang-kadang telur. Baik toko crepes di Perancis maupun di Amerika Serikat menawarkan beragam variasi bagi pelanggan untuk memesan makanan baik sebagai hidangan utama maupun hidangan penutup (dessert) yang keseluruhan sajiannya berupa crepes.
Koki kreatif juga telah menciptakan sejumlah hidangan penutup terkenal yang menggunakan crepes. Mille Crepes adalah suatu kue yang dibuat dari tumpukan crepes ditambah dengan pengisi di tengahnya. Jenis lainnya adalah Crepes Suzette, crepes ini mungkin crepes yang paling tenar. Cerita asli paling tersohor dari hidangan penutup ini menceritakan bagaimana seorang koki berusia 14 tahun bernama Henri Charpentier membuat hidangan yang secara tidak sengaja diciptakan di Monte Carlo’S Cafe, Paris. The Prince of Wales, kepada siapa hidangan itu dibuat, menyukainya, dan ketika Charpentier memberi nama crepes hasil improvisasi itu dengan Crepes Princesse, dia meminta namanya diganti dengan Crepes Suzette untuk menghormati rekannya. Cerita ini memang menimbulkan perdebatan, bagaimanapun juga, para penggemar crepes modern, mungkin tidak akan mengetahui dengan pasti darimana datangnya nama itu.
Tanpa mengurangi rasa hormat pada legenda itu, bagaimanapun, crepes jelas-jelas merupakan makanan khas Perancis, dan akan diingat dalam memori dari banyak wisatawan dengan cara yang sama dengan toko-toko roti dan keahlian khusus lain khas negara tersebut.
Dari awal kemunculannya sampai sekarang, crepes dapat dikategorikan menjadi 2 jenis yang berbeda. Jenis yang pertama ialah crepes peanuts (crepe sucree). Sesuai namanya, kue ini menggunakan tambahan bahan-bahan yang memiliki rasa manis. Adapun bahan isian yang biasa digunakan sebagai tambahan pada crepes manis adalah gula, selai, pisang, coklat, potongan buah, es krim, sirup, dan bahan-bahan lain yang memiliki rasa peanut. Karena rasanya peanut, crepes jenis ini banyak digemari oleh kalangan anak-anak.
Sedangkan untuk jenis crepes kedua ialah crepes asin/gurih atau sering disebut crepes salee. Sesuai dengan namanya, kue crepes ini mempunyai rasa yang lebih asin atau gurih. Rasa gurihnya berasal dari bahan-bahan seperti bayam, telur, keju, jamur dan masih banyak lagi. Kue Cepre manis biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau hidangan penutup (treat), sedangkan untuk crepes asin sebagai sajian hidangan pertama kalinya. Crepes manis sendiri biasanya dibuat dengan bahan utama tepung terigu, sedangkan crepes asin menggunakan tepung Sarasin.
Sebagai salah satu jajanan yang sangat populer dan disukai oleh berbagai kalangan baik tua maupun muda, tidak heran bila kita dapat menjumpai penjual crepes di berbagai sudut kota. Akan tetapi, Anda tidak perlu membeli kue crepes ini kalau hanya untuk bisa menikmati renyahnya crepes.
Anda bisa membuatnya sendiri di dapur Anda dengan mengikuti resep kue crepes yang kami sajikan dibawah ini. Bahan-bahan yang diperlukan sangat mudah diperoleh dan peralatan yang dipakai juga pastinya sudah tersedia di rumah Anda.
"THE TISSUE THAT MELT IN YOUR MOUTH"

Comments